22 Februari 2023 / 403

Workshop Penyelesaian Sengketa Medis Di Rumah Sakit

Bagikan Lewat :

DESKRIPSI

Sengketa medis adalah perselisihan yang dapat terjadi antara pasien dengan tenaga kesehatan, atau antara pasien dengan rumah sakit/fasilitas kesehatan. Sengketa medis dapat muncul sebelum, saat, maupun pasca perawatan.Hal ini mungkin saja terjadi, karena pelayanan kesehatan tidak selalu memberikan hasil seperti yang diharapkan pasien. Pasien dapat merasa tidak puas atau tidak menerima proses maupun hasil pelayanan kesehatan yang diperolehnya. Pasien memandang penyebab ketidakpuasan ini merupakan kesalahan atau kelalaian tenaga kesehatan.[1,2,4 Sebagian besar sengketa medis bukan karena kesengajaan, tetapi utamanya karena masalah komunikasi dokter-pasien. Penyebab kerugian umumnya bersifat kelalaian atau bahkan murni suatu kecelakaan yang tidak dikehendaki (pure accident). Sengketa medis dapat berlangsung pada ranah etika kedokteran, ranah disiplin kedokteran, atau ranah hukum. Laporan sengketa medis dapat sebagai pelanggaran etik kedokteran kepada Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) di organisasi profesi, dan dapat pula sebagai pelanggaran disiplin kepada Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran (MKDI). 

Pasal 310 UU nomor 17 tahun 2023 menyebutkan bahwa tenaga medis atau tenaga kesehatan yang diduga melakukan kesalahan dalam menjalankan profesinya dan menyebabkan kerugian pada pasien, serta menimbulkan perselisihan maka diselesaikan terlebih dahulu melalui alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Alternatif penyelesaian sengketa adalah lembaga penyelesaian sengketa atau beda pendapat melalui prosedur yang disepakati para pihak, yakni penyelesaian di luar pengadilan dengan cara konsultasi, negosiasi, mediasi, konsiliasi, atau penilaian ahli (pasal 1 angka 10 UU 30/1999).

TUJJUAN DAN MANFAAT

Meningkatkan Kemampuan Dan Kompetensi  Penyelesaian  Sengketa Medis Di Rumah Sakit Berdasarkan  Pasal 310 UU nomor 17 tahun 2023 menyebutkan bahwa tenaga medis atau tenaga kesehatan yang diduga melakukan kesalahan dalam menjalankan profesinya dan menyebabkan kerugian pada pasien, serta menimbulkan perselisihan maka diselesaikan terlebih dahulu melalui alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

MATERI

  1. Peraturan Perundang undangan Perlindungan Hukum Tenaga kesehatan  Rumah Sakit
  2. Konsep Sengketa Medis di Rumah Sakit
  3. Pengorganisasian Bidang Hukum dan Humas Rumah Sakit
  4. Manajemen Krisis dan Reputasi Rumah Sakit
  5. Konsep Alternatif Penyelesaian Sengketa Medis
  6. Tekhnik Konsultasi, negosiasi, mediasi, konsiliasi, atau penilaian ahli
  7. Perbedaan dan Persamaan antara Mediasi dan Arbitrase
  8. Rencana tindaklanjut Penyelesaian Sengketa Medis

NARASUMBER
   Sunarso, SH, M.H.Kes dan Tim Penanganan Sengketa Medis di Rumah Sakit

SASARAN PESERTA : Bagian Hukum, Bidang Pelayanan Medis / Keperawatan / Komite Etik dan Hukum

JADWAL DAN TEMPAT WORKSHOP

  1. Kamis - Sabtu, 06 -  08 Juni 2024
  2. Kamis - Sabtu, 04 - 06 Juli 2024
  3. Kamis - Sabtu, 05 - 07 September 2024
  4. Kamis - Sabtu, 03 - 05 Oktober 2024
  5.  Kamis - Sabtu, 05 - 07 Desember 2024

TEMPAT   : Hotel & Convention MM UGM  Jl. Colombo No 1, Yogyakarta

BIAYA DAN FASILITAS WORKSHOP
Biaya Workshop Rp. 5.000.000,- / Peserta

Fasilitas :
   - Menginap selama 2 malam,1 Kamar / Peserta
   - Makan Siang & Malam, dan Coffee break selama acara
   - Training kit (Tas, Materi, Flashdisk, Alat tulis)
   - Dokumentasi dan Foto bersama
   - Sertifikat 

PEMBAYARAN : Bank Mandiri  KCP Yogyakarta KotagedeNo. Rek. :  137-00-2195013-0   a.n. PT. PUSMARSINDO TRAINING

INFORMASI DAN PENDAFTARAN
Layanan Informasi dan Pendaftaran, Hub. CP/WA    :  082138502506 (Kesya) - 085292283117 (Haris)
Email       :  info@pusmarsindo.com  - Informasi Pelatihan lainya www.pusmarsindo.com